Langsung ke konten utama

Hampa~

HAMPA.........................................

bila anda ingin tahu perasaan saya, itulah perasaan saya dengan anda.


saya lelah... lelah dengan permainan ini, anda membiarkan saya memendam rasa sendiri saja, sedangkan anda? tidak pernah memberi tahu perasaan anda pada saya. gak fair! oke..oke.. mungkin ini saatnya saya yang mengakhiri, karena saya yang memulai. saya begitu lelah...


hey! kau kira aku tak lelah? di acuhkanmu berulang-ulang kali hanya karna kau malas menanggapiku. iihhh memangnya siapa kau? sepenting itukah dirimu? jangan terlalu PEDE!.


oke, cukupkan? oke sekian~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang kegagalan

Dalam Sekejap

dalam sekejap kemarin.. kau baik kemarin kau ceria kemarin kau baik-baik saja tapi kini kau diam tapi kini kau acuhkanku tapi kini kau berubah mengapa begitu cepat mengapa begitu sangat cepat ku tak mengerti jalan fikiran dirimu sungguh beriku alasan yang pasti untuk semua ini dalam sekejap kau meninggalkan ku

Meradang

Angka demi angka berguguran jatuh tepat pada permukaan ruang yang lemah, terlihat jelas rekam jejak beberapa tahun silam. Keadaan ini bukan hanya sekali habis, tapi terus terulang seperti radio rusak yang mengeluarkan suara sumbang. Mungkin sumbangnya bukanlah suatu masalah apabila didengar oleh seorang kakek lanjut usia , bahkan kejamnya duniapun terlihat tak enak di dengar apabila keluar dari suara radio yang sudah tak lagi berjaya. Diam. Mungkin hanya diamlah yang seharusnya dilakukan oleh radio itu , karena bicara hanyalah hal klasik kisah di masa silam hanya sebagian orang bodoh yang mau senantiasa untuk mendengarnya, seharusnya tak ada lagi rasa angkuh padanya, karena sudah selayaknya yang buruk harus terpuruk. Kini telah banyak tulisan buruk menghiasi tiap deretan riwayat hidup , siapa bilang setiap jiwa akan kuat menahannya? Luka batin yang dirasakan bukan kepalang. Ketika sengatan listrik menyambar sanubari dalam hati , ada rasa harap yang kian mencuat menjadi sebuah kekuat...