Langsung ke konten utama

feel down!

gue serbasalah, gue mau marah tapi gabisa! gue mau teriak juga gabisa! gue mau kabur juga gabisa! gue bener-bener streeeessss!!!!! gue tahu seharusnya gausah dipikirin, tapi bagaimanapun tetep kepikiran!


gue capek! gak ada yg ngerti, sediiikiiiiit aja gak ada! disalah-salahinlah, bukan begini caranya!!! bukaaaannn.... anda bicara seperti orang-orang filsafat saja! tapi SEKEDAR MENGERTI saja tidak bisa! saya tahu anda orang yang mengerti Agama, jauh dari saya yang masih cetek. tapi pernahkah anda berfikir tentang perasaan saya, yang diam-diam tertekan dengan perkataan anda!

anda bicara panjang lebar, tapi anda tidak merasakan apa yang saya rasakan, maka terlalu EGOIS rasanya bila anda berkata "PAHAM" . karena sampai kapanpun anda tidak akan pernah PAHAM berada di posisi saya!

jujur saja saya lelah! lelah menghadapi sikap dan perkataan anda yang kian hari kian menusuk! dalam hati saya bertanya-tanya "mengapa selalu saya?saya terus, anda hanya bisa bekerja dengan MULUT, dan saya? walaupun saya Malas yap malas seperti apa yang anda bilang tetapi saya melakukan ACTION!! apaharus begini,??? ANDA TIDAK AKAN PERNAH MENGERTI SAYA! SEKALIPUN ANDA BERKATA "MENGERTI" ! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disini

Aku duduk di kursi ini lagi.. Warnanya yang telah usang terkutuk waktu Sanggahannya telah rontok tergigit sisa kenangan di masa lalu Aku seperti melihat diriku dalam selimut tawa yang renyah saat belasan tahun silam aku terduduk di sanggahan ini Suasana yang tak ramai seperti dulu membuatku bertanya dalam jiwa "sampai kapan aku bisa terus membuatnya bahagia, seperti saat dulu tawa renyahku menjadi lagu nan indah untuknya?" Kini terlihat dibalik kelopak mata nya arti lelah yang bertubi-tubi Menambah warna putih di sekujur rambutnya Bermainkan dengan nyanyian sepi mengiri hari Aku tak berhenti menghardik diriku sendiri Karena begitu angkuh dan tak sadar diri Akan harta yang masih ku miliki Aku menemukan setiap bongkahan diriku di sudut sudut Rumah ini Aku sering bertanya siapakah aku yang sesungguhnya Sosok aku yang merasuk dalam raga yang terlihat mencoba untuk tegar namun angkuh Kini rumah ini terasa sempit sesak dengan banyak cerita bersejarah dalam kehidupanku...

tentang kegagalan

Beranjak

Sepanjang perjalanan say a mengagumi sosok engkau, sampai pula saya kepayang menghadapi bayang yang mampir dalam bunga mimpi Berjarak jauh dalam hati, namun nun dekat di mata, bagaimana saya bisa berucap rindu pada engkau? Jikalau bertemu saya tak mampu melihat sudut mata kau dalam linangan yang penuh dengan kehangatan Bagaimana cara saya menghadapi tiap serpihan hati ini yang selalu hancur setiap kali nama saya tak kunjung bisa kau lafal Malang nya hati ini , tak bisa saya menampung tiap bisik dusta yang terus megotori hati yang sudah tak suci. Jikalau bisa saya menggenggam tangan engkau, ingin rasanya saya beritahu engkau bahwa tak ada bunga yang lebih indah selain engkau , sekalipun hanya menjadi bunga mimpi dalam malam malam saya yang kelam Apalah arti hati yang keruh ini, mencintai sosok engkau yang begitu bersih, tinggi akan ilmu , dekat dengan Tuhan, dan kokoh dalam tindak. Jikalau sampai akhir hayat saya, saya tak mampu jua memiliki hati engkau, tak usahlah perlu kau ...