Langsung ke konten utama

Semoga gak FRI(END),

Kali ini serius gue lagi gak pengen melankolis dulu.

Gue sadar akhir-akhir ini ada beberapa tawa yang terselip di sebuah tanya "apakah kita masih bisa terus begini?"

Semenjak terpisah ruang dan waktu   seolah waktu memang tak berpihak. Kesibukan yang ga jelas membuat jembatan diantara kita mulai rapuh.

Gue juga capek sih, akhir-akhir ini kepala gue sering pusing gara-gara tugas, gue butuh pil penenang. Sebenernya gue juga pengen rehat sebentar walau cuma sekedar tuker cerita.

Gue gatau.. Gue bingung, gue sempet nanya "kenapa kita gak satu sekolahan aja gitu? Setidaknya, bisa meringankan beban batin. "

Sakit lahir batin jadinya .

Gue kangen, tapi gue gak bisa ekspresikan diri gue . Gue emang gak ekspresif. Bukan pemain peran yang bagus.

Maaf, gue baru baca kata di web lu itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Sekejap

dalam sekejap kemarin.. kau baik kemarin kau ceria kemarin kau baik-baik saja tapi kini kau diam tapi kini kau acuhkanku tapi kini kau berubah mengapa begitu cepat mengapa begitu sangat cepat ku tak mengerti jalan fikiran dirimu sungguh beriku alasan yang pasti untuk semua ini dalam sekejap kau meninggalkan ku

tentang kegagalan

kembali kasih :)

      aku sama seperti manusia yang lain, terkadang manusia khilaf! ya khilaf benar katamu! melihat yang jauh-jauh begitu teliti, tetapi yang di depan mata selalu saja lolos dari pandangan dan perhatian.  bukan.. bukan maksudku untuk seolah tak menganggapmu atau apalah itu, tapi...tapi.. apa yah? semacam sugesti yang telah merasuk di otakku seolah aku memang "harus" bersama mereka. bukan berarti aku tak "membutuhkanmu" juga, aku butuh, butuh sama terbiasa itu beda loh ya?. serba bingung kalau begini, dilema juga... tapi percayalah, ini memang terkesan tak adil tapi inilah yang terbaik.  apakah kalau saling "membutuhkan" itu harus selalu bersama? selalu berpadu? tidak kan? . dan apakah kalau "membutuhkan" itu akan hilang hanya lantaran tak bersama? tidak kan?. lantas? apa permasalahannya lagi? . ada saatnya kita selalu bersama dan ada saatnya kita berpisaha. bukankah setiap pertemuan pasti akan bermuara ke perpisahan juga? yasudah.... angga...