Langsung ke konten utama

Jengakal yang menjauh

Semua mulai bertabur melebur membaur menjadi asa yang semakin kabur..

Ada rasa yang semakin janggal, semakin membuat menjauh tiap jengkal, entah mungkin asa ku saja yang mulai terpenggal.

Hal kecil yang ku rasa telah ku korbankan jauh ber-mili meter sebelum kau tinggalkan aku pada moment yang sempat ku tinggalkan itu.

Aku ter abaikan pada praduga yang kian berkarat, mungkin kilauku tak sepadan dengan kilau dan kesetiaannya, tapi meragukan rasa ku juga bukan keputusan yang baik.

Apakah angan kita masih sama? Atau kini anganku dan anganmu telah berjalan berjauhan?mungkin.

Aku seperti bercermin padamu, aku lihat sebagian diriku ada padamu, dan sebagian tindakanmu juga pernah ku lakukan dulu. Apa kau diciptakan agar aku bisa selalu bersyukur padaNya?, mungkin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang kegagalan

Dalam Sekejap

dalam sekejap kemarin.. kau baik kemarin kau ceria kemarin kau baik-baik saja tapi kini kau diam tapi kini kau acuhkanku tapi kini kau berubah mengapa begitu cepat mengapa begitu sangat cepat ku tak mengerti jalan fikiran dirimu sungguh beriku alasan yang pasti untuk semua ini dalam sekejap kau meninggalkan ku

Meradang

Angka demi angka berguguran jatuh tepat pada permukaan ruang yang lemah, terlihat jelas rekam jejak beberapa tahun silam. Keadaan ini bukan hanya sekali habis, tapi terus terulang seperti radio rusak yang mengeluarkan suara sumbang. Mungkin sumbangnya bukanlah suatu masalah apabila didengar oleh seorang kakek lanjut usia , bahkan kejamnya duniapun terlihat tak enak di dengar apabila keluar dari suara radio yang sudah tak lagi berjaya. Diam. Mungkin hanya diamlah yang seharusnya dilakukan oleh radio itu , karena bicara hanyalah hal klasik kisah di masa silam hanya sebagian orang bodoh yang mau senantiasa untuk mendengarnya, seharusnya tak ada lagi rasa angkuh padanya, karena sudah selayaknya yang buruk harus terpuruk. Kini telah banyak tulisan buruk menghiasi tiap deretan riwayat hidup , siapa bilang setiap jiwa akan kuat menahannya? Luka batin yang dirasakan bukan kepalang. Ketika sengatan listrik menyambar sanubari dalam hati , ada rasa harap yang kian mencuat menjadi sebuah kekuat...