Langsung ke konten utama

Saksi Bisu

Blog ini adalah satu satunya warisan yang gue punya , hahaah cerita cerita galau tentang masa depan ada disini semua. Mungkin.. Cerita akan berbeda 2-5 tahun yang akan datang, semoga cerita yang akan datang di blog ini berisi tentang kebahagiaan hidup, ketercapaian target, dan.. Pokoknya semua lah yang indah, Aamiin.

Gue SMA nih sekarang.. Cerita SMP dulu juga ada.. Semoga sampe gue kuliah,kerja,dan berkeluarga masih ada(?) wkwkwkw .

Gue gatau sih.. Ini blog gue menarik apa nggak, isinya cerita ga penting, dan ya gitu gitu aja.. Tapi seenggaknya gue bisa mengeluarkan uneg uneg gue. Wkwkw. Blog ini sebagai saksi bisu perjuangan hidup gue yang jatuh bangun jatuh bangun.

Well, gue semakin lama semakin bingung sama diri gue sendiri.. Banyak ketakutan dalam hidup gue yang ga jelas. Tapi disisi lain gue suka mengambil resiko. Tapi kalo udah jatuh mewek. Ya itulah...

Quote yang sampe sekarang mampu memotivasi gue saat gue down. Atau ada orang yang menyibir "gausah banyak mimpi!!" , itu adalah quote dari Anies Baswedan yang bilang "lahir boleh dimana saja, tapi mimpi harus di langit"

Yap!! Bolehlah.. Sekarang orang orang nganggep gue itu plin-plan, ga punya pendirian, ga berguna,ga bertanggung jawab bahkan ada yang bilang "udeh mati aja lo!" its oke..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tentang kegagalan

Dalam Sekejap

dalam sekejap kemarin.. kau baik kemarin kau ceria kemarin kau baik-baik saja tapi kini kau diam tapi kini kau acuhkanku tapi kini kau berubah mengapa begitu cepat mengapa begitu sangat cepat ku tak mengerti jalan fikiran dirimu sungguh beriku alasan yang pasti untuk semua ini dalam sekejap kau meninggalkan ku

Meradang

Angka demi angka berguguran jatuh tepat pada permukaan ruang yang lemah, terlihat jelas rekam jejak beberapa tahun silam. Keadaan ini bukan hanya sekali habis, tapi terus terulang seperti radio rusak yang mengeluarkan suara sumbang. Mungkin sumbangnya bukanlah suatu masalah apabila didengar oleh seorang kakek lanjut usia , bahkan kejamnya duniapun terlihat tak enak di dengar apabila keluar dari suara radio yang sudah tak lagi berjaya. Diam. Mungkin hanya diamlah yang seharusnya dilakukan oleh radio itu , karena bicara hanyalah hal klasik kisah di masa silam hanya sebagian orang bodoh yang mau senantiasa untuk mendengarnya, seharusnya tak ada lagi rasa angkuh padanya, karena sudah selayaknya yang buruk harus terpuruk. Kini telah banyak tulisan buruk menghiasi tiap deretan riwayat hidup , siapa bilang setiap jiwa akan kuat menahannya? Luka batin yang dirasakan bukan kepalang. Ketika sengatan listrik menyambar sanubari dalam hati , ada rasa harap yang kian mencuat menjadi sebuah kekuat...