Langsung ke konten utama

Postingan

wait me in the future!

katanya sih semalem itu malam minggu terakhir di 2012, gue tidur tuh :p lagian juga pasti gak ada yang sms! ahh malam minggu gue lebih indah daripada pas deket sama gue, gue freeeee mbroooh! haha! . gue baru kebangun jam segini nih jem 03.00 itu juga karena gigi gue senat-senut.     itu tugas karya ilmiah belom gue grepe-grepe tuh. shit gue gak ngerti, ahduh-_- nasib weh inimah. banyak banget masalah hidup gue, its oke noprob! oiya tadi gue sempet liat profil twitter "someone", iye gue ngestalk! eh tapi itu gak sengaja oke. avatarnya dia lagi main billiard, hmmmm.....  terus tiba-tiba aja muncul api-api yang ngebul dalam hati dan pikiran gue.  "oke, lu akan sangat menyesel nanti! gue akan sukses di suatu hari ini. dan lu? lu akan menyesal! karena udah menolak*gak nolak jugasih* gue!! gue bakal sukses nanti! liat ajasih. lu bakal nyesel!!!. huahahhaha, WAIT ME IN THE FUTURE!!!!!!!!"                ...

beda

     aku sengaja berniat menonton film ya...sebut saja tentang perbedaan "akidah" sebenarnya kalau bukan karena aku juga pernah merasakan itu, aku adalah orang yang sangat malas sekali nonton bioskop, tapi entah mengapa aku begitu ngotot untuk menontonnya. hmmm disana ada dua orang manusia yang saling merajut kasih dan saling mencintai, namun terhalang oleh "akidah" yang berbeda. hmmm aku perhatikan film itu, di film itu keduanya saling memperjuangkan cinta mereka berdua, entah mungkin karena sudah terlalu cinta apapun bisa membutakannya! kembali ke masalahku lagi... aku akui, aku sempat menyukai dirimu, yah,, tapi sama kayak film itu aku dan kamu beda "akidah" selama kurang lebih satu tahunlah cinta menggelapkan seluruh hati,pikiran dan jiwaku. namun bedanya? aku lebih pasrah dan tidak memperjuangkan cintaku seperti di film itu. sulit juga kalu aku di posisi mereka yang ada di film itu, ah entahlah~ lagi pula hubunganku denganmu juga sudah lostc...

PUPUS~

terik matahari begitu tajam, berjalan turun dari angkot saja rasanya lelah sekali.  " weh gila kali nih, panas bangeet!" gerutu dina "iya huuuuhhh" timpah salah seorang dari mereka mereka melanjutkan perjalanan, hingga akhirnya tiba dirumah nesa. "assalamualaikum.... nesaa!!!nesaa!!" teriak mereka kompak "buka nes! panas weh!" gerutu yang lain tak lama kemudian keluarlah, sepotoh wajah terpelongo didepan pintu dengan membawa bantal guling -_- "lu tidur?" dina bertanya "nggak" jawab nesa mereka yang kepanasan akhirnya langsung menerobos rumah nesa dan memasuki kamarnya. "hhhh adeemm" kata sesorang dari mereka mereka pun melakukan ritual-ritual biasa yang mereka lakukan, apalagi yekan kalo gak ngerumpi? cewek-cewek sociality.  "aduh laper yak"  "iya nih ckckck" "pada laper ya? nitip makanan aja ke fita, dia mumpung belom berangkat kesini tuh" "yauda...

kembali kasih :)

      aku sama seperti manusia yang lain, terkadang manusia khilaf! ya khilaf benar katamu! melihat yang jauh-jauh begitu teliti, tetapi yang di depan mata selalu saja lolos dari pandangan dan perhatian.  bukan.. bukan maksudku untuk seolah tak menganggapmu atau apalah itu, tapi...tapi.. apa yah? semacam sugesti yang telah merasuk di otakku seolah aku memang "harus" bersama mereka. bukan berarti aku tak "membutuhkanmu" juga, aku butuh, butuh sama terbiasa itu beda loh ya?. serba bingung kalau begini, dilema juga... tapi percayalah, ini memang terkesan tak adil tapi inilah yang terbaik.  apakah kalau saling "membutuhkan" itu harus selalu bersama? selalu berpadu? tidak kan? . dan apakah kalau "membutuhkan" itu akan hilang hanya lantaran tak bersama? tidak kan?. lantas? apa permasalahannya lagi? . ada saatnya kita selalu bersama dan ada saatnya kita berpisaha. bukankah setiap pertemuan pasti akan bermuara ke perpisahan juga? yasudah.... angga...

END!!!!!!

gini endingnya ??? sad ending? okeh! percuma gue buang-buang waktu gue untuk terus-terusan mikirin lo! nj*r! cukup sampe sini oke! makasih untuk bahagia yang pernah lo kasih, makasih udh sempet buat gue senyum, makasih udah buat gue bodoh! bodoh! bodoh! maksih udah buat gue nyesel makasih! makasih untuk hinaan lu itu! makasih! makasih banget!!!!! gue gak dendam! oke! gue terima kalo emang semuanya harus kayak gini. nyakitin banget rasanya! isi blog gue semua ini! untuk lo dan gue merasa bodoh disini! oke makasih, gue cuma gak nyangka aja! kalo lo sejahat itu sama gue.  jadi ini cara lo! cara lo supaya gue benci sama lo?? iya!!!! SUKSES!!!!! thanks!!!!!!!!!! thanks!!!!! 

surat lagi :)

              aku bergegas cepat-cepat , memastikan bola mata terpasang dengan benar. dari kejauhan aku mencari-cari. menyisir tiap sudut mata berharap menemukan matamu yang indah. 3 detik...5detik...               "ah! itu dia" aku langsung tersenyum sumringah, ah tak ada beda kau tetap menawan. kau menggunakan kaos putih bernamakan club sepak bola. oohh! tambah menawan kau.             aku memperhatikan gerak-gerikmu dari sisi ku tersendiri berkedippun rasanya sayang bila terlewatkan begitu saja. disana terlihat sekali kau sebagai senior untuk adek-adek kelas mu itu, awalnya kau duduk namun akhirnya kaupun bermain. itulah yang kutunggu.              kau berlomba-lomba untuk menciptakan point dan gaya yang indah, bukan hanya sekedar point ...

aku sendiri lagi nih?

malam ini hujan kembali jatuh.......................      aku terbangun dari alam bawah sadarku, mengingat aku sudah niatkan untuk menonton konser band yang sama-sama kita suka. ada secercah harapan disana, ya, minimal sedikit obrolan kecil ku denganmu. "ah, sudah jam 08.30, tanggung sekali bila ku tetap terlelap." aku mencoba mencari-cari kesibukan agar aku bisa menonton konser tersebut. "kau suka Noah kan?, kau pasti tidak mau ketinggalan juga sama halnya denganku." waktu hampir mendekati jam 21.30, aku mencoba mengirim pesan untukmu, ya.. obrolan kecil dimalam minggu dan ditemani sedikit iringan lagu kesukaan kita, ah! terlalu so sweet! "malam ini Noah konser lagi? yes!" jemariku dengan lantang mengetik kata-kaa itu seperti dialam bawah sadarku sungguh! aku sering sekali melakukan hal-hal yang sebenarnya tak pernah ku pikirkan dengan matang, apalagi tentang mu. .......................................... tak dibalas? sungguh? benarkah tak di...