Langsung ke konten utama

Postingan

Untiteld

hari pertama di kelas yang baru, memilih satu pilihan yang sudah didambakan sejak lama, aku masuk kelas social, meski banyak polemik tapi ternyata terwujud juga.  "eh lo masuk kelas ini juga?" tanya alex "iya..." "eh siapa lagi sih, yang selokal sama kita disini?" "gatau deh" "boleh gue duduk di belakang lu?" "silahkan" ****  baru beberapa hari menginjakan kaki di kelas social, sudah banyak tugas yang bertebaran di depan sorot mata ini. persepsi bahwa anak social itu santai tidak selamanya benar, yang membedakan kami dengan anak science hanyalah pembawaannya saja. kalau segi materi sama-sama berat.  "jo.. gue sejarah sekelompok-kan sama lu?" "yups.." "sip. kapan mau kerja kelompok?" "mmm...sabtu bisa?" "bisa aja" "yaudah fix sabtu ya.." bel.. pualang berbunyi.. disambut dengan gelak tawa anak-anak yang sudah mumet seharian dicekoki dengan berbagai...

DOWN AGAIN!

      gue udah pasrah lah, nem segitu yakan... mau masuk mana-mana juga berada diantara posisi aman dan tidak aman. itu tuh rasanya pupus, se-pupus-pupusnya. sakiitt juga sih. tapi ini pasti yang terbaik, yap! terbaik. gue udah gatau harus berkata apa... yang pasti ini menyedihkan. trus tibatiba gue denger lagu shella on 7 yang "pasti ku bisa" liriknya gini  Lihat apa yang terjadi Dengan semua rencanaku Hancur semua berantakan Dia berjalan keluar dari lingkaran hidupku Bebas kulepaskan dia Akupun mulai berdendang Pasti ku bisa melanjutkannya Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya Cepat bangkit dan berfikir Semua tak berakhir disini Merasakan pandanganmu Penuh cerita dan luka Memang begitulah semua Jangan pernah kau menunggu Keajaiban dunia Bukalah satu tujuan Pasti kau bisa melanjutkannya Pasti kau bisa menerima dan melanjutkannya Ooh pasti kau bisa menyembuhkannya Cepat bangkit dan berfikir Semua tak berakhir disini Pasti ku ...

KONFLIK BATIN

                     Dalam segala persepsimu, aku dituntut untuk bisa mengertimu, dalam hal apapun itu. hey? memangnya kau siapa ku? meminta untuk ditemani kesana-sini, tanpa memikirkan kebahagiaan ku? . aku menerima segala kekurangan dan kelebihanmu, tapi kau? dengan enak mengejeku diantara yang lain. kau fikir itu sahabat? mungkin aku akan berfikir beribu-ribu kali mengenai kata "sahabat" itu. kau sedikit tersinggung saja, amarahmu langsung mencuat-cuat. aku? memangnya kau yakin tak pernah menyakiti aku? aku sering tersinggung oleh kata-katamu, tapi apa aku tunjukan semua itu? karena aku masih punya HATI. jujur saja akuseperti dikurung di sangkar burung yang tak berhak bebas!.liberalis.                 bahkan dalam saat-saat terakhir ku ingin bahagia sepenuhnya saja masih kau atur-atur! mungkin kau harus mencari sahabat yang baru yang benar-benar bisa tahan denganmu, maaf aku bukan sah...

Untukmu Teman Kecil :')

    "ayoo... shiin sini cepetaaann!!! "     " ada apaan sih stef?"     " ini nih, noh liat deh Power Rangers nya udah mulai!!" steffanus dengan serius menatap layar televisi itu     "eh? kok kamu diam? ayoo sini duduk! seru tahu!" perintahnya padaku yang mau tak mau aku turuti. pada saat itu kami masih sama-sama kecil, aku lupa umur berapa waktu itu. pokoknya kita masih benar-benar polos.      "kamu suka Power Rangers yang warna apa?" tanyanya yang tak sedikitpun menoleh padaku       "ha? aku lebih suka spongebob"       "ah! payah kamu. Power Rangers tuh lebih seru. uuuuhh"  sesaat setelah itu film itu sudah selesai, layaknya anak-anak, kami bermain asyik hanya berdua. maklum.. adiknya stef lebih memilih bermain dengan temannya.        "oiya shin cita-cita kamu pengen jadi apa?"        "kalau aku ingin jadi dokter" entahlah namanya juga anak keci...

Ke-sekian kalinya Flasback

entah angin dari mana, entah peristiwa apalagi.. mengingat kenangan bersamamu itu indah sekaligus ironi aku masih ingat saat pertama kali aku melihatmu dengan tatapan aneh serta "gak banget"      aku masih ingat saat pagi-pagi kau datang ke-sekolah dengan raut wajah yang datar....     aku masih ingat saat kau tatap mataku dalam-dalam ketika di kantin...    aku masih ingat pada saat kita telat masuk sekolah bareng...    aku juga masih ingat saat kau menggenggam Al-kitab di tanganmu dan aku memeluk Al-Qur'an dengan erat dan kita memisahkan diri untuk menerima siraman Rohani yang berbeda...    aku masih ingat saat ku melihat kau bermain bola dari celah-celah tembok lantai atas...dan kau bertanya "tadi kau melihatku main bola kan?" dan aku menjawab "tidak"     aku masih ingat saat aku berlari mengelilingi lapangan, dan saat itu juga mata kita bertemu...     aku masih ingat saat kau mengucap "good ni...

Goyah

Kau Tahu, skema apa yang kini ku jalani?       kau tahu, sketsa kenangan-kenangan itu berguguran jatuh di tengah-tengah ke-jenuhanku.. menanti bayangmu dibawah senyum mentari namun NIHIL jarak tak begitu jauh sebatas tembok saja cukup! jalan yang kita lalui masih seperti dulu.. bahkan jejak-jejak kakimu saja masih ku ingat di beberapa sudut saat mata kita bertemu, masa kau lupa?         aku tak menunggu kok, karena aku tahu, kau tak perlu ku tunggu. kau sudah hadir.. namun di masa lalu, tidak untuk masa kini ataupun masa depan! senyilir angin berhembus membisikan rasa rinduku, mungkin kau tak peka, apa? apa yang lebih berarti dari sebuah pertemuan kecil dan mata yang saling bertemu, untuk secret admirer sepertiku? hal-hal sederhana bisa ku ubah menjadi spesial hanya karena hal yang sulit di bicarakan secara logis. kau tahu mengapa tingkat ke-pekaan cowok itu lebih rendah dibanding cewek? karena cowok hanya terfokus pada satu tujuan, merek...

feel down!

gue serbasalah, gue mau marah tapi gabisa! gue mau teriak juga gabisa! gue mau kabur juga gabisa! gue bener-bener streeeessss!!!!! gue tahu seharusnya gausah dipikirin, tapi bagaimanapun tetep kepikiran! gue capek! gak ada yg ngerti, sediiikiiiiit aja gak ada! disalah-salahinlah, bukan begini caranya!!! bukaaaannn.... anda bicara seperti orang-orang filsafat saja! tapi SEKEDAR MENGERTI saja tidak bisa! saya tahu anda orang yang mengerti Agama, jauh dari saya yang masih cetek. tapi pernahkah anda berfikir tentang perasaan saya, yang diam-diam tertekan dengan perkataan anda! anda bicara panjang lebar, tapi anda tidak merasakan apa yang saya rasakan, maka terlalu EGOIS rasanya bila anda berkata "PAHAM" . karena sampai kapanpun anda tidak akan pernah PAHAM berada di posisi saya! jujur saja saya lelah! lelah menghadapi sikap dan perkataan anda yang kian hari kian menusuk! dalam hati saya bertanya-tanya "mengapa selalu saya?saya terus, anda hanya bisa bekerja dengan MUL...