haaaaaiiiii...!! lama sudah ku tak posting di blog ini, apa kabaaaaarrrr???? gue baik kok tenang aja *lho. heheh oke, mari kita bercerita. woii lo tau gak? di sekolah ada lomba bikin cerita dan lo tau meeen??? hadiaaaaahhnyaaa... gak nanggung boo', aduuh eike pengen deh ikutan hahhaa. syarat-syaratnya lumayan sih, ahh tapi namanya juga niat pasti bisa ya ga bro? gue mau ikut ah, biar karya gua bisa lebih dihargai dan bisa membuktika pada dunia bahwa AKULAH POWER RANGERS. huahahahha, hidup ini singkat kalo kita gak memanfaatkan keadaan, ikutin aje apalah itu, walau gue merasa ada rasa ragu yang tetep aja menganggu. tapi gua sendiri harus memberikan suatu sentuhan yang bisa gue banggain sendiri, dan juga gua harus beri sesuatu yang berbeda dalam hidup gua sendiri. disatu sisi gue optimis, tapi disisi lain?? yee, lu tau kan gue masih ABG wajar aja kalo mood nya suka angot-angotan. namanya juga ababil broo' gue yakin lo juga pernah, nikmati ajalah yekan? hidup ini terlalu kejam bila engaku hanya melihat kenyataan tanpa berbuat demi mewujudkan kenyataan itu sendiri. tapi gua yakin kalo ada kemauan pasti bisa. "KUN FAYAKUN", oke nampaknya semangat gue udah terisi ulang kembali untuk kemabali menulis, ini adalah kesempatan emas yang gue ga boleh melewatkannya! gua pasti bisa, gua harus bisa, gue yakin gua BISA.! M150!!!!! ALLAHU AKHBAR!!!!!! *kaya perang yekan* hehhe, udah capek, lanjutin besok ya, mata udah kiyep-kiyep. ehehhe byeeee... muuuaaaaaccchhhh :*
Aku duduk di kursi ini lagi.. Warnanya yang telah usang terkutuk waktu Sanggahannya telah rontok tergigit sisa kenangan di masa lalu Aku seperti melihat diriku dalam selimut tawa yang renyah saat belasan tahun silam aku terduduk di sanggahan ini Suasana yang tak ramai seperti dulu membuatku bertanya dalam jiwa "sampai kapan aku bisa terus membuatnya bahagia, seperti saat dulu tawa renyahku menjadi lagu nan indah untuknya?" Kini terlihat dibalik kelopak mata nya arti lelah yang bertubi-tubi Menambah warna putih di sekujur rambutnya Bermainkan dengan nyanyian sepi mengiri hari Aku tak berhenti menghardik diriku sendiri Karena begitu angkuh dan tak sadar diri Akan harta yang masih ku miliki Aku menemukan setiap bongkahan diriku di sudut sudut Rumah ini Aku sering bertanya siapakah aku yang sesungguhnya Sosok aku yang merasuk dalam raga yang terlihat mencoba untuk tegar namun angkuh Kini rumah ini terasa sempit sesak dengan banyak cerita bersejarah dalam kehidupanku...
Komentar
Posting Komentar